Mengingatnya….

.

.

. Maksudnya….

Nggak kerasa, sekarang aku udah banyak posting tulis-tulisan di blog ini. Nggak nyangka, sih, dibilang seorang Blogger Cilik 😭. Kenapa nangis? Terharu, jawabannya.

Aku bersyukur, karena masih bisa diberi kesempatan untuk menulis blog sampai sekarang, sama Allah. Aku berterimakasih, karena diberi kepintaran olehnya, untuk aku menulis blog ini. Hhhh… BENER-BENER NGGAK NYANGKA, aku bisa menulis blog ini. Berbagi ilmu, cerita, and… berbagi gelak tawa, pastinya. Hahaha…. 😀 😀 😀 :v

Uhhmmm… buat kawan-kawan, Kakak-Kakak, Adik-Adik, pokoknya buat yang lagi baca blog-ku sekarang, selamat membaca, ya! Moga blog ini bermanfaat :D.

4 Wisata Yang Patut Kamu Kunjungi Saat di Gunungkidul

Bagi para traveler atau apalah, pokoknya yang suka travel-travel gitu, kalau lagi bosen di rumah, kalian bisa mengunjungi 5 wisata ini. Indah banget, sumveeeh …! 😀

1. Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti

Nah, tuh dia Pantai Indrayanti …. Duuuh, dilihat dari foto aja udah kayak ngerasa gimanaaa … gitu, kan? 🙂 Pantai Indrayanti adalah pantai yang memberikan nuansa berbeda dengan pantai di Gunungkidul yang lainnya. Pantai Indrayanti berpasir putih dan berhiaskan bukit dengan batu karang dan air yang jernih. Saat memasuki Pantai Indrayanti, kalian juga bisa menikmati indahnya pantai-pantai yang lainya seperti pantai sundak, baron, kukup, dan yang lainnya, karena 1 tiket masuk untuk semua kawasan mulai dari pantai Indrayanti sampai pantai Baron.

 

2. Goa Pindul

8Gua Pindul

Kalau sama kata-kata “Goa Pindul”, telinga kalian udah enggak asing lagi. Goa Pindul berada di Desa Bejiharjo, lebih kurang sekitar 12 km dari kota Wonosari. Di sini, kalian dapat berpetualang dengan menggunakan ban dan mengikuti arus sungai. Sungai ini mengalir lewat gua, kalian akan diajak menyusuri gelapnya perut bumi yang panjangnya mencapai 300 meter. Di dalam gua, kalian akan menjumpai stalagmit dan stalagtit, sangat menarik, kan? Kegiatan ini juga dikenal dengan cave tubing, karena kegiatan ini memadukan body rafting dan caving.

 

3. Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran

Uuuh … indah banget, ya! Pas banget buat foto-foto untuk para narsis, termasuk aku, wkwkwk …. Yang bikin unik Pantai Ngobaran ini adalah di Pantai Ngobaran itu ada tempat ibadah untuk 4 agama, yang berdiri berdekatan. Yang menjadi pemandangan menarik di Pantai Ngobaran, jika air sedang surut hamparan rumput laut akan nampak seperti sawah, apabila dilihat dari atas.

 

4. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun Sri Gethuk indah banget, ya? Juga pas buat orang-orang yang narsis, ya, buat cekrek-cekrek, dong! 😀 Walaupun berada di daerah tandus pada musim kemarau, air terjun Sri Gethuk mampu memberikan penyegar bagi para pengunjungnya. Sungainya yang jernih dan dihimpit dua tebing. seakan membuat kalian sedang berada di grand canyon.

~~~~

Yuk, mari kita traveling ke Gunungkidul! 🙂

Indonesia Tanah Airku

Lambang Negara Indonesia : Garuda Pancasila

Yaitu berupa gambar burung Garuda yang menengok ke kanan dengan kedua sayap terbentang.

      Pada leher burung Garuda, tergantung sebuah perisai. Dalam perisai itu, terdapat gambar-gambar yang melambangkan Pancasila, yaitu:

Bintang               : Ketuhanan Yang Maha Esa

Rantai Baja        : Kemanusiaan yang adil dan beradab

Pohon Beringin: Persatuan Indonesia

Kepala Benteng: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebikjasanaan, dalam permusyawaratan/perwakilan

Padi dan Kapas : Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia

Dasar Negara Indonesia adalah PANCASILA. Bendera Indonesia adalah Sang Saka Merah Putih. Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia.

Lagu Kebangsaan adalah Indonesia Raya. Diciptakan oleh W.R. Supratman dan dinyanyikan pertama kali pada Kongres Pemuda Indonesia II di Jakarta tanggal 28 Oktober 1928.

Semboyan Negara adalah Bhinneka Tunggal Ika, artinya Berbeda-Beda Tetapi Tetap Satu Jua. Maksudnya adalah Walaupun berbeda-beda suku bangsa, agama, bahasa, dan adat istiadat, namun tetap satu jua.

Bentuk negara Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan sistem pemerintahan berdasarkan demokrasi Pancasila. Demokrasi artinya pemerintahan dari Rakyat, oleh Rakyat, dan untuk Rakyat.

PROKLAMASI:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Jakarta, 17 Agustus 1945 Atas nama bangsa Indonesia   Soekarno/Hatta

SUMPAH PEMUDA:

Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua    : Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga    : Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumber: BUKU PINTAR Prestasi Sang Juara