Merapi

Hai, hai …! Apa kabar? Kali ini, aku mau puitis sebentar, yaa! Ini adalah puisi karyaku yang membuatku menang dan mewakili tingkat gugus ke Kecamatan FLSSN 2016 kemarin …. Tapi akhirnya, aku kalah di Kecamatan, deh. 😦 Ya sudah, ya, in action! 😀

~~~

Merapi

Kau menjulang tinggi

Mencapai angkasa biru

Kokoh tegak berdiri

Menatap angkuhnya mentari

Hujan, terik, tak pernah kau hiraukan

Menjadi saksi, setiap sejarah yang terjadi

Warna biru, membawa kesejukan dalam kalbu

Sumber-sumber mata air yang kau cipta

Mengidupi seluruh makhluk disekelilingmu

Bahkan jauh di luar sana

Bulir-bulir pasirmu, mencipta gedung-gedung tinggi

Petani senyum merekah,

melihat tanaman tumbuh subur,

karena abumu

          Namun kadang, amarahmu datang ….

          Dua puluh enam Oktober dua ribu sepuluh ….

          Guncanganmu sangat dahsyat

          Pekik ketakutan, terdengar di pagi hari

          Kau muntahkan bara api menyala-nyala ….

          Menerjang, meluluhlantakkan … semua yang kau lewati

          Tangis pilu menyayat hati

          Lolongan satwa, tak terperi-peri

          Hancur lebur, semua ….

Merapi, di balik keanggunanmu

Tersimpan murka, yang sewaktu-waktu menyala ….

Tetapi, apapun perilakumu,

kau tetap kebanggaan dan kecintaanku ….

~~~END~~~

      Dah … tamat, deh! 😀 Gimana, bagus enggak? Kalau bagus …. اَلْحَمْدُلِلّهِ

Komentar, yaaaa …. 😀 😀 😀 😉

Iklan