KPCI 2016

Waaah… yang ditunggu para (calon) penulis cilik seluruh Indonesia akhirnya tiba juga, Kawan! Yups… KPCI 2016!

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Penerbit Mizan menyelenggarakan Apresiasi Sastra Siswa Sekolah Dasar 2016.

Tema KPCI 2016 adalah:
DENGAN KARYA KREATIF, CIPTAKAN INDONESIA YANG CINTA DAMAI

Ada 5 jenis lomba:

  1. Lomba Cerpen Kategori Pemula
  2. Lomba Cerpen Kategori Penulis
  3. Lomba Cipta Syair
  4. Lomba Cipta Pantun
  5. Lomba Mendongeng

Persyaratan Pengiriman Karya untuk Semua Jenis Lomba:

  1. Peserta lomba adalah siswa Sekolah Dasar dan sederajat.
  2. Karya bertema “Dengan Karya Kreatif, Ciptakan Indonesia Yang Cinta Damai”.
  3. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  4. Tidak menghasilkan karya yang mengandung unsur SARA dan PORNeOGRAFI
  5. Hasil karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan pada lomba yang sejenis.
  6. Naskah diketik menggunakan komputer pada kertas HVS ukuran A4, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman ukuran 12, margin 4-3-3-3 cm.

    CERPEN: membuat satu judul sepanjang 3-5 halaman.
    SYAIR: membuat satu judul syair.
    PANTUN: membuat lima pantun.
    DONGENG: mengirimkan CD berisi video peserta mendongeng dengan durasi 5 menit.

  7. Setiap karya harus disahkan keasliannya oleh Kepala Sekolah (distempel dan tanda tangan Kepala Sekolah).
  8. Pemenang lomba dan peserta yang terpilih akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti Konferensi Penulis Cilik Indonesia mewakili daerahnya masing-masing, sekaligus pemberian penghargaan kepada para pemenang.
  9. Karya dikirim dua rangkap (sudah distempel dan tanda tangan Kepala Sekolah) disertai dengan fotokopi identitas diri (kartu pelajar dan biodata singkat; nama, tempat tanggal lahir, alamat lengkap, nomor telepon/handphone, e-mail, nama dan alamat sekolah, kelas) ke Sekretariat Konferensi Penulis Cilik Indonesia 2016, ke alamat:

    Direktur Pembinaan Sekolah Dasar
    u.p. Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik
    Gedung E, Lantai 17 Kemdikbud
    Jalan Jendral Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270

Beri keterangan lomba yang diikuti di sudut kiri atas amplop.
Contoh: KPCI – Lomba Dongeng

Pemenang akan diumumkan di acara KPCI 2016.
Berhadiah tabungan pendidikan, trofi, dan bingkisan menarik.

Karya diterima paling lambat 13 Agustus 2016 (Cap POS).

 

Syarat dan Ketentuan lengkap dapat diunduh pada link di bawah ini:

https://drive.google.com/file/d/0B3g6ieaVgkOsMGlzb1FhaWVBd0k/view?pref=2&pli=1

 

Sumber:

Facebook KECIL-KECIL PUNYA KARYA

Blog KPCI MIZAN 2016 

Thiamisu

 

Iklan

Bahaya Makan Mie Instan Pakai Nasi

Hai, teman-teman! Kalian suka enggak, sama mie instan? Kalau aku, sih, suka. Tapi enggak pakai nasi, masalahnya … kalau pakai nasi itu bahaya. Apa iya, sih? Simak penjelasan berikut, ya! 😀

Nasi adalah makanan pokok kita. Tapi tahukah kalian, kalau makan nasi pakai mie instan itu bahaya?

Nasi dan mie instan selama bertahun-tahun menjadi belahan jiwa mayoritas warga Indonesia dan tentunya salah satu primadona mahasiswa perantau. Jika tidak ada lauk, sudah akhir bulan dan duit cekak, biasanya masak saja mie instan. “Kalau masih kurang kenyang, tambahkan nasi”, begitulah biasanya yang terlintas di pikiran kita.

kebiasaan yang cukup enak dan tidak memakan banyak biaya ini ternyata cukup berbahaya bagi kesehatan. Pada dasarnya, mie instan dan nasi sama-sama mengandung kalori yang cukup tinggi dan sebagai salah satu  sumber karbohidrat bagi tubuh.

Baca juga: Bahaya Makanan Kinder Joy

Dalam satu porsi ukuran sedang nasi dan lauk pauk, sudah terkandung sekitar 400-an kalori, jumlah itu sama dengan satu porsi mie instan. Jika satu porsi nasi ditambah mie instan, bisa Anda bayangkan berapa kalori yang masuk dalam tubuh kita. Bisa mencapai 800 – 900 kalori dalam sekali makan, padahal kita hanya butuh 1200 – 1400 kalori per hari.

Makan mie dengan nasi mengakibatkan penyakit Diabetes

Makan nasi putih dicampur mie instan menghasilkan kurang lebih sekitar 800-900 kalori per porsi. Hal ini sangat tidak dianjurkan bagi tubuh. Secara normal, makanan yang dicerna akan menjadi gula dan pankreas kita menghasilkan hormon insulin. Jika kita makan yang mempunyai kandungan kalorinya tinggi, maka hormon insulin juga akan ikut meninggi dan hal ini tidak baik untuk tubuh, karena akan mengakibatkan pankreas kita kelebihan kapasitas dan berakibat kerusakan pankreas kemudian timbulah penyakit diabetes.

Bahaya kegemukan

Bahaya tersebut akan menghantui jika makan mie instan ditambah dengan nasi. Akibat dari percampuran karbohidrat dari nasi dan mie instan yang cukup berlebih bagi kebutuhan kalori tubuh, hal ini bisa membuat indeks glikemik naik dan Gula melonjak dengan cepat. Mau begitu? Eh, jangan!

Maka dari itu, disarankan untuk tidak makan mie instan apalagi kalau dicampur dengan nasi agar masalah kegemukan dan diabetes bisa dihindari sedari dini. Lebih baik untuk menambahkan sayuran, telur, buah-buahan, dan daging untuk di konsumsi bersama  nasi dari pada dengan mie instan. Ada pula hal yang perlu diingat adalah bahwa mie instan terdapat MSG dan garam, jika mengkonsumsi secara berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan.

~~~

Itu dia penjelasannya. Sekarang kalian tahu, kan, kalau makan nasi campur mie instan itu bahaya? Sekarang, bagi yang suka makan mie instan dicampur nasi, jangan diulang lagi, ya! #YukSehat!